Mengapa memilih menjadi seorang freelancer sukses? Tentu ada banyak alasan kenapa seseorang :

  • memilih untuk jadi seorang freelancer,
  • meninggalkan pekerjaan rutinnya,
  • melakukan resign dari perusahaan tempatnya bekerja,
  • dll.

Menjadi Seorang Freelancer

Alasan Menjadi Seorang Freelancer

Berikut ini beberapa alasan, kenapa seseorang memilih untuk menjadi seorang freelancer :

a. Gaji, Tunjangan dan fasilitas yang Tidak Sesuai

Bila kita berbicara tentang gaji (sallary) memang tak akan ada habisnya dan hal ini juga paling sensitif dalam dunia kerja. Jika seorang karyawan beberapa hal di bawah tentu akan merasa nyaman untuk tetap bekerja di perusahaan tersebut. Hal-hal tersebut seperti :

  • memiliki gaji yang besar,
  • memiliki banyak tunjangan,
  • adanya berbagai fasilitas,
  • dll.

Lain halnya bila apa yang didapat karyawan tak sepadan dengan pekerjaannya. Tentu hal ini bisa jadi penyebab mengapa seseorang resign dari perusahaan tempatnya bekerja. Dan bekerja secara freelance atau menjadi seorang freelancer. Dan hal tersebut umum terjadi dalam dunia kerja. Siapa juga yang mau por-poran kerja dengan gaji yang pas-pasan, kecuali memang bila dia bekerja dengan kepasrahan.

Bayangkan bila Anda mesti bekerja lembur di kantor untuk menyelesaikan deadline proyek, padahal tak ada sama sekali uang lembur. Dan Anda dibayar cuma dengan gaji bulanan, tanpa adanya bonus. Dari sini kita bisa melihat bahwa keadilan tidak berpihak kepada Anda, waktu yang seharusnya digunakan untuk berkumpul bersama keluarga, malah digunakan untuk lembur dan tanpa adanya kompensasi dari perusahaan.

Itu hanya sebagai contoh saja. Semoga saja tak ada perusahaan yang seperti itu. Jika memang ada yang demikian, resign dari perusahaan serta menjadi seorang freelancer adalah keputusan yang bisa dipertimbangkan. Namun hal ini harus juga dipertimbangkan secara masak, agar tidak menyesal kemudian.

b. Saat Apa yang Kita Kerjakan Tak Sesuai Kata Hati

Saat Anda bekerja pada suatu perusahaan tentu harus mengikuti aturan dari perusahaan tersebut. Berbagai proyek yang ada juga tentunya harus mendapatkan persetujuan dari manajemen perusahaan. Misalnya Anda bekerja pada perusahaan desainer grafis, desain yang dibuat sebenarnya belum sreg atau belum sesuai dengan yang diinginkan.

Namun karena terganjal oleh deadline atau biaya produksi, maka Anda harus puas dengan apa yang sudah dibuat. Padahal sebenarnya masih banyak hal yang dapat diekspose oleh Anda. Dan mungkin nanti hasilnya akan lebih baik lagi. Di sini kita tentu harus merelakan idealisme kita dikorbankan, demi mengikuti aturan perusahaan.

c. Melihat Kesuksesan Para Freelancer

Siapa sih yang diantara kita tidak mau sukses? Tentu semua orang ingin agar sukses dalam berbagai hal, termasuk juga dalam karier. Anda tentu akan senang jika melihat teman :

  • sudah sukses sebagai seorang freelancer,
  • mendapatkan banyak proyek,
  • memenuhi berbagai panggilan seminar,
  • pendapatan yang lebih besar
  • dll.

Hal di atas tentu akan bikin Anda tergoda, untuk jadi seorang freelance. Namun perlu diingat, jika memutuskan untuk menjadi seorang freelancer haruslah benar-benar dipikirkan secara baik. Kesuksesan teman Anda jadi seorang freelancer tentu memiliki strategi khusus. Jadi jangan sampai Anda kalah sebelum berperang. Jika perlu, Anda bertanya kepada teman, rahasia suksesnya jadi seorang freelancer. Sehingga bisa menjadi referensi untuk Anda.

d. Lingkungan Kerja yang Tidak Sehat

Dalam dunia kerja, menunjukkan prestasi kerja yang baik tentu boleh-boleh saja. Karena dapat meningkatkan loyalitas kita di perusahaan dan bisa jadi batu loncatan untuk karier. Tapi hal itu terkadang tak berjalan mulus. Persaingan dengan sesama karyawan terkadang berjalan tak sehat. Saling menjatuhkan terkadang dapat saja terjadi. Lingkungan kerja yang sudah tak sehat seperti ini tentu membuat Anda tak akan nyaman dalam bekerja.

e. Login Mengembangkan Bakat dan Kemampuan Lainnya

Rutinitas kerja kantoran dari jam 08.00 – 17.00, tentu menghabiskan banyak waktu, belum lagi jika ada lembur, tentu waktu Anda akan banyak terkuras untuk bekerja. Setelah itu apa? Tentu Anda akan merasa lelah, sehingga malas untuk melakukan pekerjaan atau kegiatan lainnya, sebab energinya disimpan untuk rutinitas kerja esok. Di sini bisa kita lihat bahwa waktu dan fokus kita hanya bekerja dan bekerja.

Setiap karyawan tentu punya bakat dan kemampuan lain di luar pekerjaannya. Karena dengan sibuknya pekerjaan maka hal tersebut jadi mandeg atau terhambat. Padahal sebenarnya dengan memiliki banyak waktu, maka bakat dan kemampuan bisa dikembangkan lebih baik. Dengan menjadi seorang freelancer tentu akan banyak waktu untuk mengembangkan bakat dan kemampuan kita. Di samping tetap bertanggung jawab dengan proyek yang sedang digarap.

f. Ingin Kembali Menjadi Human Sosialita

Rutinitas kerja yang padat, adanya lernbur, kerja dinas ke luar kota, terkadang membuat hubungan sosial dengan masyarakat menjadi renggang. Hal ini disebabkan karena tidak adanya waktu untuk bersosialisasi dengan masyarakat, seperti :

  • Saat ada undangan kerja bakti, Anda sedang bekerja dinas di luar kota.
  • Ketika ada pertemuan warga, Anda belum pulang kerja karena lembur,
  • Saat libur tiba, Anda menghabiskan waktu dengan keluarga atau malah menyelesaikan pekerjaan yang belum selesai.

Wajar saja bila ada yang mencibir Anda sebagai warga yang kurang bergaul dan individualis. Padahal alasan sebetulnya, karena waktu untuk bersosialisasi telah terampas untuk bekerja.

g. Bisa Menentukan Arah dan Masa Depan Sendiri

Dengan menjadi seorang freelancer Anda tak akan terkekang oleh birokrasi perusahaan, jabatan yang diperebutkan dan juga pekerjaan yang monoton. Dengan jadi seorang freelancer Anda bisa menentukan pekerjaan yang cocok untuk Anda. Jika bosan dengan pekerjaan yang satu, Anda bisa berpindah ke pekerjaan lain, dengan demikian :

  • akan banyak pengalaman yang dipetik,
  • kolega atau relasi bisnis yang bertambah,
  • pendapatan yang lebih besar,
  • dll.

Namun di sini lain kita dituntut untuk menjadi pribadi yang bertanggung jawab.

Demikian informasi mengenai alasan menjadi seorang freelancer sukses, kami harap post kali ini mencerahkan Anda. Tolong post pekerjaan freelance ini dishare supaya semakin banyak orang yang mendapat manfaat.

Referensi :

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *